Selasa, 04 Agustus 2020

MATERI : Tarih Islam (4) : Perkembangan Islam di Indonesia

RANGKUMAN 
1.Pada abad VI M, Agama Islam telah masuk ke kawasan Tiongkok dan terus menyebar ke kawasan Asia Tenggara,termasuk kawasan Nusantara telah keatangan para saudagar Muslim pada VII M.

2. Diperkirakan abad ke-7 M, Islam masuk ke Indonesia dengan beberaa teori yaitu Teori Arabia,teori Gujarat dan teori Persia.

3. Khalifah Turki Usmani (M. Sultan Muhmmad I/Muhammad Jalabi) tim dakwah yang terdiri dari sembilan tokoh (Walisanga ) dipimpin oleh Syaekh Maulana Malik Ibarhim pada tahun 1402 M merupakan simbol peintis Islam bagi penyebaran Islam di Nusantara khususnya di Jawa.
4. Daerah Pengembangan agama Islam pertama di Sulawesi adalah Gowwa - Tallo. Gowa Tallo kerajaan kecil yang terdiri dari sembilan daerah, yaitu : Tombalo,Laking,Sauman,Parang-parang, Data , Agong-Jene,Besir,Klling dan Sero.

5. Di Kalimantan terdapat kerajaa-kerajaan yang bercorak Islam dan bercorak kerajaan Hindu-Budha, yang akhirnya berubah menjadi kerajaan Islam karena adanya Islamisasi, diantaranya Kesultanan Pasir (1516), Kesultanan Banjar atau Banjarmasin ((1526-1905), Kesultaan Kotawaringin,Pagatan ( 1750), Kesultanan Sambas  (1671), Kesultanan Kutai Kartanegara, Kesultanan Berau (1400), Kesultanan Sambaliung (1810),Kesultanan Gunung Tabur (1820), Kesultanan Pomtianak (1771), Kesultanan Tidung (1731).

6. Pada abad 15 dan 16 M Islam meluas ke wilayah Nusa Tenggara dan Papua. Kerajaan-kerajaan di Papua yang sebelumnya sudah ada berubah menjadi kerajaan Islam, diantaranya Kerajaan Wigeo, Kerajaan Misool, Kerajaan Salwati, kerajaan Sailolof, Keajaan Fatagar.

7. Perkembangan Islam di Nusa Tenggara sangat lancar dan mencapai prosentase tinggi,terutama di Lombok dan Sumbawa dibawah bimbingan mubaligh Jawa yaitu Sunan Prapen, putra Sunan Giri.

Senin, 03 Agustus 2020

Absensi Ibadah (4) : Talak dan Rujuk

Tugas Ibadah (4) : Talak dan Rujuk

Materi Ibadah (4) : Talak dan Rujuk

Talak dan Rujuk.
Tujuan nikah adalah membangun keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah yang berlaku selama hidup. namun dalam perjalanan hidup manusia kadang-kadang terjadi sesuatu tantangan dan permasalahan yang dapat mengganggu ikatan pernikahan,bahkan memutuskannya. Tetputusnya ikatan perniakahan yang sah dikenal dengan talak (perceraian). Ketika terjadi talak, dimungkinkan untuk bersatu kembali dengan ketentuan tertentu yang disebut rujuk.
1. Pengertian Talak dan Rujuk.
Talak berasal dari kata thalaqa yang berarti melepaskan dan meninggalkan.
Talak secara istilah,talak adalah melepaskan ikatan pernikahan dan mengakhiri hubungan sebagai suami isteri. 
Talak boleh dilakukan apabila didapati penyebabnya yang dibenarkan oleh ketentuan Islam.
Meskipun talak merupakan perbuatan yang diperbolehkan, namun sangat tidak disukai (dibenci ) oleh Alloh swt.
Apabila seorang istri ditalak suaminya , maka terputuslah hubungan suami istri dan hubungan keduanya berubah statusnya, bukan suami isteri lagi.
Apabila suatu saat suami yang yang telah menceraikan istinya dapat rujuk kembali (Rujuk) kepada istri yang telah ditalaknya. Rujuk berasal dari kata raja'a yang berarti kembali .
Menurut istilah rujuk adalah bersatunya kembali seorang suami kepada isteri yang telah dicerai sebelum habis masa menunggunya ('iddah).
Rujuk hanya boleh dilakukan didalam masa ketika suami boleh rujuk kembali kepada isterinya (talaq raj'i) yakni diantara talak satu atau dua.

Minggu, 02 Agustus 2020

Absensi Aqidah Ahlak ( 4 ) : Senin 3 Agustus 2020

Tugas / Soal -soal : Aqidh Ahlak (4) : Senin 3 Agustus 2020

Kerjakan soal soal dibawah ini, dengan jawaban di tulis di buku tugas PAI.
1. Buatlah contoh perilaku yang dapat kalian terapkan sebagai wujud iman pada hari akhir.
2. Sebutkan rangkaian kehidupan pada hari akhir kemudian susunlah rangkaian tersebut dalam sebuah skema.

Materi Aqidah Ahlak (4) : Menampilkan Perilaku Beriman Kepada Hari Akhir

Menampilkan Perilaku beriman kepada Hari Akhir.
seorang mukmin yang mengimani hari akhir dengan sesungguhnya akan senantiasa taat kepada perintah Alloh Swt dan menjauhkan diri dari larangan-Nya. Sebagai wujud ketaatan orang yang beriman pada hari akhir,perilaku yang dapat kita wujudkan dalam kehidupan sehari-hari adalah antara lain sebagai berikut :
1. Jujur dalam ucapan.
2. Tanggung jawab dalam perbuatan.
3. Adil.

Hikmah beriman kepada Hari Akhir.
Prof.Dr. Yunahar Ilyas menyebutkan hikmah beriman kepada hari akhir antara lain :
1. Menunjukkan betapa pentingnya iman kepada hari akhir dalam ajaran Islam, sebab dengan adanya keimanan kepada hari akhir menjadikan seorang mukmin memiliki sikap disiplin dan berusaha maksimal untuk mematuhi ajaran alloh Swt.
2. Dengan gambaran yang detail tentang syurga dan neraka dengan segala kenikmatan dan siksanya, seseorang akan terdorong untuk merasakan kenikmatan dan takut untuk mendapatkan siksaan. Hal tersebut apat memotivasi seseorang untuk mmperbanyak beamal sholih dan menghindari kemaksiatan.
3. Dengan seringnya disebutkan masalah iman kepada hari akhir, dapat mengingatkan orang yang sering lupa dan lalai dalam kehidupannya dengan segala kesenangan hidup.
4. Dengan menjelaskan masalah hari akhir secara detail diharapkan dapat mematahkan argumen para penentangnya serta mematahkan dalil-dalil yang tidak ilmiah dari orang-orang yang tidak percaya dengan hari akhir.