Minggu, 06 September 2020

MATERI : AQIDAH AHLAK 8

 Hikmah Beriman kepada Hari Akhir

1. Menunjukkan betapa pentingnya iman kepad hari akhir dalam ajaran Islam.,sebab dengan adanya keimanan kepada hari akhir menjadikan seorang mukmin memiliki sikap disiplin dan berusaha maksimal untuk mematuhi ajaran Alloh Swt.

2. Dengan adanya gambaran yang detail tentang syurga dan neraka dengan segala kenikmatan dan siksaannya,seseorang akan terdorong untuk merasakan kenikmatan itu dan takut untuk mendapatkan siksaan. Hal tersebut dapat memotivasi seseorang untuk memperbanyak beramal shalih dan menghindari kemaksiatan.

3. Dengan sering disebutkan masalah iman pada hari akhir, dapat mengingatkan orang yang sering lupa dan lalai dalam kehidupannya dengan segala kesenangan hidup.

4. Dengan menjelaskan masalah hari akhir secara detail diharapkan dapat mematahkan argumentasi para penentangnya serta mematahkan dalil-dalil yang tidak ilmiah dari orang-orang yang tidak percaya kepada hari akhir. 

Rabu, 02 September 2020

Absensi Al Qur'an (7)

 

TUGAS : AL QUR'AN (7)

 Kerjakan tugas Al Qur'an (7) di buku Tugas PAI

1. Jelaskan pengertian Anda tentang Toleransi.

2. Berikan beberapa alasan tentang kedudukn toleransi.

3. Bolehkah toleransi dalam kaitannya dengan persoalan ibadah ?

4. Jelaskan inti toleransi dalam Surat Al Kaafirun : 1-6.

MATERI :AL QUR'AN (7)

 ANJURAN BERTOLERANSI

Toleransi beragama berarti saling menghormati dan berlapang dada terhadap pemeluk agama lain,tidak memaksakan suatu agama dan tidak mencampuri urusan agama masing-masing.Umat Islam diperbolehkan bekerja sama dengan pemeluk agama lain dalam aspek muamalah (ekonomi,sosial dan urusan duniawi lainnya). dalam sejarahpun, Nabi Muhammad Saw.telah memberi teladan mengenai bagaimana hidup bersama dalam keberaagaman.Dari sahabat Abdullah ibn Amr,sesungguhnya dia menyembelih seekor kambing.Dia berkata ," Apakah kalian sudah memberikan hadiah (daging sembelihan) kepada tetanggaku yang beragama Yahudi ? karena aku mendengar Rosululloh Saw berkata ," Malaikat Jibril senantiasa berwasiat kepadaku tentang tetangga,sampai aku menyangka beliau akan mewariskan kepadaku." (H.R. Abu Dawud).Sesungguhnya ketika (serombongan orang membawa) jenazah melintas didepan Rosululloh, maka beliau berdiri .Para sahabat bertanya , "Sesungguhnya dia juga jiwa (manusia)." (H.R Imam Bukhari. Sesungguhnya Nabi Muhammad Saw  berhutang makanan dari orang Yahudi dan beliau menggadaikan pakaian besi kepadanya (H.R. Imam Bukhari).

A. Bagimu Agamamu , Bagiku Agamaku.

    Q.S. Al Kafirun : 1-6

Quran Surat al-Kafirun 

1. قُلْ يَٰٓأَيُّهَا ٱلْكَٰفِرُونَ 

qul yā ayyuhal-kāfirụn 

 Katakanlah: "Hai orang-orang kafir, 

2. لَآ أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ 

lā a'budu mā ta'budụn 

 Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. 

3. وَلَآ أَنتُمْ عَٰبِدُونَ مَآ أَعْبُدُ 

wa lā antum 'ābidụna mā a'bud 

 Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah.

 4. وَلَآ أَنَا۠ عَابِدٌ مَّا عَبَدتُّمْ 

wa lā ana 'ābidum mā 'abattum 

Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah, 

5. وَلَآ أَنتُمْ عَٰبِدُونَ مَآ أَعْبُدُ 

wa lā antum 'ābidụna mā a'bud 

 dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah. 

6. لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِىَ دِينِ

 lakum dīnukum wa liya dīn

  Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku".


Isi Kandungan Q.S. Al Kaafirun : 1-6

Turunnya ayat ini  menjelaskan adanya usul damai yang disampaikan para petinggi kaum Quraisy kepada Nabi Saw , mereka mengusulkan kepada Nabi saw agar bersedia menyembah apa yang mereka sembah.Dan mereka bersedia menyembah apa yang nabi saw sembah.

Adanya usul tersebut Alloh menurunkan ayat ke-2 dan ke-3 yang menegaskan bahwa usul yang dibawa kaum quraisy itu tidak kan terjadi .

Soal Aqidah atau keTauhidan yaitu meng Esakan Alloh, sesekali tidak dapat dikompromikan atau dicampur aduk dengan syirik.Jika ketauhidan didamaikan dengan syirik ,berarti kemenangan syirik.




Selasa, 01 September 2020

Absensi : Tarih Islam (8)

 

TUGAS : TARIH ISLAM (8)

 TUGAS

Kerjakan di buku Tugas PAI,kumpulkan kalau sudah boleh KBM Tatap Muka.

  • Adakah tokoh penting Islam yang dihormati karena jasanya sebagai pendakwah Islam (pertama) didaerah anda ? Apakah tokoh tersebut juga mewariskan sejumlah peninggalan ? Bagaimana cerita tentang tokoh tersebut didaerah anda.
  • Buatlah laporan tertulis tentang tokoh Islam Lokal yang menurut masyarakat sekitar tempat tinggal anda diyakini sebagai penyebar Islam didaerah anda dalam kaitannya dengan dakwah ?

MATERI : TARIH ISLAM (8)

 Sekitar Awal Kedatangan dan Penyebaran Islam di Indonesia

Ada pendapat yang menyatakan, bahwa Islam masuk ke Indonesia pada abad ke-13, ada juga yang menyatakan abad ke -7.Ada pendapat yang mengatakan Islam di Indonesia datang dari anak benua India,tetapi ada yang berpendapat Islam datang langsung dari Timur Tengah.Masih banyak lagi seluk-beluk persoalan yang belum tuntas berkaitan dengan pembicaraan proses Islamisasi atau masuknya Islam di Indonesia.

Persoalan seputar Islamisasi di Indonesia,tampaknya merupakan masalah yang belum selesai diperbincangkan.Apabila disimak baik-baik, masalah yang masih terus menjadi perdebatan menurut Azyumardi Azra, ada tiga hal pokok.Tiga hal pokok yang dimaksud adalah melputi :

1.     Soal tempat asal kedatangan Islam.

2.     Soal kapan waktu kedatangan Islam.

3.     Soal siapa para pembawa atau penyebarnya.

 

A.Berbagai teori /pendapat tentang kedatangan Islam di Indonesia.

Sejarah Islam pada masa awal di Asia Tenggara-termasuk Indonesia (Nusantara) ternyata luar biasa galau dan rumit.Kegalauan dan kerumitan tersebut bukan karena karakter dari Islam itu sendiri.Akan tetapi, hal tersebut disebabkan oleh minimnya kajian sejarah yang dapat merumuskan jejak-jejak historis yang dapat dijadikan pegangan.Demikian yang dikatakan Azyumardi Azra  dalam pengantar buku “Perspektif Islam di Asia Tenggara. Paling tidak, kata Azyumardi Azra terdapat tiga teori besar tentang Islamisasi

Indonesia yang bisa dikedepankan.Masing-masing dari teori tersebut adalah :

1.     Teori yang menyatakan kedatangan Islam di Indonesia langsung dari Arabia.

2.     Teori yang menyatakan bahwa Islam di Indonesia datang dari anak benua India/Gujarat.

3.     Teori yang menyatakan Islam di Indonesia berasal dari Benggali (sekarang Banglades).

 

1.Teori yang menyatakan Kedatangan Islam di Indonesia (Nusantara) langsung dari Arabia (Hadramaut).

Diantara tokok-tokoh yang mengemukakan teori ini adalah Crawfurd (1820),Keyzer (1859),Nieman (1861),de Hollander (1861) dan Vert (1878).Adapun tokoh-tokoh sejarawan Asia Tenggara (termasuk Indonesia) yang mendukung teori ini adalah Hamka,A.Hasymi,Uka Tjandrasasmita dan Sayed Muhammad Naquib Al Attas. 

Kapan waktu kedatangan Islam di Indonesia pertama ? Berbagai seminar untuk mencari jawaban atas pertanyaan ini beberapa kali diselenggarakan.Misalnya, seminar di Medan tanggal 17-20 Maret 1969.,seminar di aceh tanggal 10-16 Juli 1978,serta 25-30 September 1980.Diantara kesimpulan dari seminar seminar tersebut menyatakan bahwa Islam masuk ke Indonesia pada abad ke-7.Masih menurut hasil seminar itu,Islam masuk ke Indonesia juga langsung dari Arabia (bukan India). Tentang bukti-bukti yang dapat menjadi penguat pendapat ini diantaranya adalah laporan dari agamawan sekaligus pengembara asal Cina bernama I-tsing.

I-tsing melaporkan bahwa pada tahun 51 H/671 M,dirinya menumpang kapal Arab atau Persia untuk berlayar dari Kanton serta berlabuh dipelabuhan muara sungai Boga (disebut juga Sribhoga atau Sribuza) yaitu sungai Musi sekarang.Banyak sarjana yang mengidentifikasi bahwa Sribuza adalah Palembang yang pada waktu itu sebagai ibu kota kerajaan Budha Sriwijaya.Jumlah kapalnya 35 kapal ( menurut Yuanthcao).

Menurut I-tsing, Sriwijaya merupakan pusat terkemuka keilmuan Budha di Nusantara.Meskipun demikian,Sriwijaya pada waktu itu memiliki watak kosmopolitan (kota yang para penduduknya dari berbagai bangsa).Watak kosmopolitan inilah yang memungkinkan masuknya berbagai ajaran/pengaruh (Agama) lain termasuk dalam hal ini Islam. Watak yang kosmopolitan ini pula yang memungkinkan para pengungsi muslim dari Arab atau Persia (waktu iti terusir di Kanton) masuk ataupun mencari pelindungan di Palembang.

2. Teori yang menyatakan bahwa Islam di Nusantara berasal dari anak benua India (Gujarat).

Diantara tokoh sejarahwan yang mengemukakan teori ini adalah seorang ahli melayu asal Belanda dari Universitas Leiden yang bernama Pijnappel.Ia mengemukakanteorinya paa tahun 1872, Islam datang ke Nusantara kata Pijnappel berasal dari orang0orang Gujarat dan Malabar di India.Namun demikian, para penyebar Islam berasal dari arab.Ia melihat kedekatan Nusantara dan anak benua India sering disebut dalam sejarah.
Tokoh yang mendukung teori ini antara lain adalah Snouck Hurgronje dan W.F.Stutterheim.
Pembuktiannya adalah bentuk relief pada batu nisan (makam) Sultan Malik al Shaleh di Samudra Pasai.Teori W.F Stutterheim mendapat dukungan penelitian sarjana Belanda bernama Moquette. Penelitian Moquette menyimpulkan bahwa batu nisan (makam) Maulana Malik Ibrahim di Jawa Timur (wafat 822 H/1419).Seementara kedua batu nisan tadi sama dengan batu nisan yang terdapat di camby (Gujarat).Dari kesamaan inilah Moquette yakin bahwa Islam memang berasal dari Gujarat.
3. Teori yang menyatakan Islam Indonesia Berasal dari Benggali (sekarang Bangladesh).
Pendapat ini dikemukakan oleh Tom Pires dan dikembangkan oleh S.Q Fatimi.Alasannya orang-orang terkemuka di Pasai kebanyakan berasal keturunan Benggali.Tentang kapan kedatangan Islam di Nusantara, pengembang pendpat ini menyatakan abad ke-11 M.Bukti pendapat ini adalah batu nisan pada makam Fatimah binti Maimun (wafat 475 H/1082 M) di Leran ,Gresik